Haruskah Rekrut Karyaawan Untuk Beralih Ke Digital Marketing? Tidak Kok!

Facebook
Twitter
WhatsApp

Pertanyaan di atas ini sepertinya memang sering menjadi dilematis untuk kita yang baru akan beralih ke pemasaran online atau nama kerennya adalah digital marketing. Sesuatu yang menjadi dilematis berarti memiliki sisi pertimbangan baik dan buruk yang sama besarnya. Jika sudah berat sebelah, tentu kita tidak akan dilematis.

Kebanyakan dari kita ragu untuk hijrah ke teknologi pemasaran yang lebih canggih ini, namun di sisi lain, dorongan dan keinginan untuk ikut menikmati keberhasilan bisnis karena digital marketing seperti yang lainnya, sangat besar. Dari pada bingung dan terus menerus dilema antara maju atau mundur, iya dan tidak, lebih baik kita fokus melihat sisi positif dari digital marketing. Ketika kita sudah mantap dengan itu, semua tantangan dan hambatan akan lebih mudah dicari solusinya nanti.

Digital marketing, pentingkah? Jawabannya sangat penting! Terlebih di era yang segalanya telah merambah dunia digital. Tidak hanya para pebisnis saja yang memanfaatkan teknologi canggih ini, pemerintah dan layanan kesehatan pun sudah beralih ke layanan digital. Sepenting apa? Ibarat dalam sebuah medan perang abad 23, ketika musuh sudah bersenjatakan tank tanpa kemudi dan senapan mesin canggih, sementara kita masih berkendara dengan kuda dan panah. Musuh sudah berlari, kita masih berjalan. Mudah untuk diprediksi siapa yang lebih berpeluang untuk menang, bukan?

Begitulah digital marketing dalam bisnis. Dia adalah teknologi yang mempercepat pemasaran dengan lebih tepat sasaran dan ekonomis dibandingkan dengan cara-cara pemasaran sebelumnya yang masih konvensional.

Hambatan yang sering dialami

Hal yang seringkali menghambat untuk beralih adalah kebingungan tidak ada karyawan yang bisa melakukan digital marketing. Padahal keberadaan sumber daya manusia yang ahli adalah variabel penting untuk menjalankan digital marketing bisnis. Tanpa karyawan yang ahli, secanggih apapun perangkat dan teknologi yang sudah disiapkan, tidak akan berguna.

Dengan memiliki karyawan yang ahli digital marketing, kita bisa leluasa melakukan pemasaran onlline secara masif dan serius. Strategi dipersiapkan matang-matang, perangkat dilengkapi, produk disempurnakan, sehingga ketika melakukan pemasaran online oleh tenaga ahlinya, hasilnya pun tidak akan mengecewakan. Karena hasil pekerjaan seorang ahli yang profesional jelas berbeda kualitasnya dengan seorang amatir atau pemula.

Saat ini memang sudah banyak tenaga ahli yang menguasai digital marketing. Namun, untuk merekrut tenaga ahli digital marketing juga merupakan pekerjaan tersendiri. Merekrut seorang karyawan ahli berarti kita harus mampu menggaji mereka sesuai dengan keahliannya. Hal ini tentunya akan menambah beban pengeluaran perusahaan. Selain itu, merekrut karyawan baru juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan orang yang tepat. Tepat dalam kemampuan yang sesuai dengan yang dibutuhkan, tepat dalam kepribadian dan karakter calon karyawan dan tepat secara gaji dan jam kerja. Terkadang, semua kendala ini membuat kita gentar untuk memulai digital marketing.

Tapi, merekrut karyawan ahli digital marketing bukan satu-satunya solusi, lho, untuk beralih ke digital marketing. Masih ada cara lain yang bisa kita manfaatkan untuk berhijrah ke metode pemasaran online.

Bagaimana solusinya?

Setidaknya ada dua cara lain selain merekrut karyawan ahli digital marketing. Yang pertama, kita bisa belajar sendiri mengenai digital marketing, mulai dari konsep pemahaman awal hingga penerapan. Sedangkan cara yang kedua, cara yang saat ini banyak disukai para pebisnis, yaitu menggunakan jasa agensi digital marketing profesional.

  1. Belajar Otodidak

Tidak perlu rekrut karyawan baru, kita bisa kok belajar sendiri untuk menguasai digital marketing. Terlebih untuk kita yang masih pada tahap memulai dan terbatas sumber dayanya. Saat ini video tutorial sudah banyak tersebar gratis di internet. Kita bisa menontonnya dan mencobanya sendiri.  Selain itu juga bisa mendaftar ikut kursus digital marketing. Dengan begitu kita bisa menguasai dan menjalankan digital marketing tanpa harus merekrut karyawan khusus.

Namun cara ini membutuhkan waktu yang lama untuk proses belajarnya. Sebab dengan belajar otodidak sendiri maupun kursus, kita memulainya dari nol hingga tahap bisa. Belum sampai profesional. Secara performa tentunya akan berbeda kualitas hasilnya dibandingkan dengan digital marketer yang sudah memiliki jam terbang tinggi.

2. Menggunakan jasa agensi digital marketing

Masih ada satu solusi lagi yang dapat menjawab kekurangan dari belajar otodidak! Daripada berlama-lama belajar sendiri padahal kita butuh cepat-cepat memasarkan produk dengan efektif efisien, ada baiknya jika mencoba menggunakan agensi digital marketing yang sudah profesional. Langkah ini dinilai lebih ekonomis loh ketimbang harus merekrut karyawan baru yang ahli. Hasil pekerjaan seorang profesional jelas akan berbeda dengan pemula.

Kita bisa meminta apapun sesuai kebutuhan, menyampaikan bagaimana produk kita, gambaran besar strategi kita, untuk pelaksanaan digitalnya tinggal kita serahkan pada ahlinya. Dalam bisnis awal, menggunakan jasa agensi jauh lebih menguntungkan, lho! Kenapa? Karena lebih efisien dalam segala aspeknya. Dari segi tenaga, waktu, pikiran dan juga biaya. Apalagi saat ini sudah sangat banyak jasa-jasa digital marketing yang siap melayani dengan berbagai jenis permintaan.

Jadi, beralih ke digital marketing tidak harus diawali dengan rekrut karyawan. Anda bisa menggunakan alternatif belajar otodidak atau menggunakan jasa agensi yang jauh lebih praktis!

admin

admin

Leave a Replay

Follow Us

Recent Posts

About Me

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Weekly Tutorial

Sign up for our Newsletter

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit